Analisis Framing Pemberitaan Kasus Kekerasan Seksual di Panti Asuhan Pada Media Detik.com dan Liputan6.com
Kata Kunci:
framing media, kekerasan seksual, panti asuhan, analisis framing, media onlineAbstrak
Pembingkaian media terhadap kasus kekerasan seksual memainkan peran penting dalam membentuk persepsi publik, arah opini masyarakat, serta kebijakan yang diambil oleh pemerintah. Studi kualitatif ini membandingkan pembingkaian pemberitaan kasus kekerasan seksual di Panti Asuhan Darussalam An’Nur Tangerang oleh dua media daring nasional, yaitu Detik.com dan Liputan6.com. penelitian ini menggunakan pendekatan analisis framing dari Pan dan Kosicki yang mencakup struktur sintaksis, skrip, tematik, dan retoris. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam membingkai isu tersebut. Detik.com menonjolkan sudut pandang struktural sistemik dengan sorotan pada lemahnya regulasi, pengawasan institusi, serta tanggung jawab negara terhadap perlindungan anak. Sebaliknya, Liputan6.com menekankan aspek individual pelaku, termasuk motif pribadi dan kronologi kejadin secara mendetail. Perbedaan framing ini menciptakan dua arah diskursus publik terkait tuntutan perubahan kebijakan sistemik versus fokus pada hukuman individual. Temuan ini menegaskan pentingnya jurnalisme yang menyajikan konteks menyeluruh dan mendalam agar mampu mendorong kebijakan perlindungan anak yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang.







