Peran Sosial Media Dalam Relasi Orang Tua Dengan Anak Dewasa Awal

Penulis

  • Jesslyne Christina Sitohang Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI) Author
  • Gabriella Novianty Soedjarwo Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita (STARKI) Author

Kata Kunci:

Focus Group Discussion, media sosial, dewasa awal, efikasi orang tua, Teori Dialektika Relasion

Abstrak

Digitalisasi secara signifikan mengubah pola komunikasi orang tua dan anak dewasa awal. Media sosial memfasilitasi koneksi jarak jauh dan menghadirkan tantangan berupa ketegangan antara keterbukaan, kontrol dan privasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika komunikasi tersebut dengan menggunakan pendekatan Teori Dialektika Relasional dan konsep Efikasi Diri Orang Tua. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan enam informan dari orang tua anak berusia 18–25 tahun. Data dikumpulkan melalui hasil FGD dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan berupaya adaptif dengan perkembangan teknologi dengan pengawasan, konsensus dan menjaga keterhubungan. Efikasi diri orang tua berperan penting dalam membangun hubungan harmonis sekaligus mendukung kemandirian anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi bukan hambatan, melainkan peluang untuk membangun komunikasi yang lebih sehat dan bermakna, selama orang tua bersedia adaptif terhadap teknologi secara bijak.

 

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

Peran Sosial Media Dalam Relasi Orang Tua Dengan Anak Dewasa Awal. (2025). Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita, 3(1), 89-103. https://nemjournal.utarki.ac.id/index.php/widyanita/article/view/204