KRITIK BUDAYA PATRIARKI DALAM QUEEN OF TEARS: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES

Penulis

  • Maria Felicia Irnest Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita Author
  • Agustinus Rustanta Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi dan Sekretari Tarakanita Author

Kata Kunci:

Semiotika, Makna Pesan, Kritik Budaya Patriarki, Kesehatan Gender

Abstrak

Drama dan film telah menjadi sarana yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat luas. Pada masa ini, drama korea telah menjadi sebuah fenomena global yang mampu menarik perhatian berbagai negara terutama di Indonesia. Salah satu serial yang berhasil menarik perhatian adalah drama berjudul Queen of Tears. Drama ini tidak hanya bertujuan untuk menghibur, tetapi juga menyampaikan nilai-nilai mengenai kritik budaya patriarki yang ada di Korea Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk menafsirkan makna pesan mengenai kritik budaya patriarki dalam drama Queen of Tears. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode semiotika oleh Roland Barthes. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa drama Queen of Tears memiliki makna denotasi dengan penggambaran konflik pernikahan oleh adanya perbedaan status sosial. Sedangkan pada makna konotasinya drama ini dapat menyampaikan pesan mengenai kritik budaya patriarki yang biasa terjadi di masyarakat. Drama ini juga memiliki mitos mengenai nilai-nilai budaya patriarki yang dipercaya di Korea. Melalui analisis ini, ditemukan bahwa Queen of Tears tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media kritik sosial, refleksi budaya norma dan nilai yang telah mengakar dalam masyarakat Korea terutama dalam budaya patriarki. Drama ini mengajak para penontonnya untuk dapat saling menghargai dan mengerti satu sama lain, terutama bagi mereka yang sudah memasuki kehidupan pernikahan

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-30

Terbitan

Bagian

Articles

Cara Mengutip

KRITIK BUDAYA PATRIARKI DALAM QUEEN OF TEARS: ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES. (2025). Jurnal Ilmu Komunikasi Widyanita, 3(1), 1-13. https://nemjournal.utarki.ac.id/index.php/widyanita/article/view/192