Analisis Representasi Budaya Keluarga Indonesia dalam Iklan Kecap Bango versi “Rasa yang Melekat di Hati”
DOI:
https://doi.org/10.36914/jikw.v4.i1.302Kata Kunci:
Iklan, Semiotika, Makna, Budaya, KeluargaAbstrak
Iklan merupakan bentuk komunikasi yang bertujuan mempengaruhi pikiran dan perilaku konsumen. Kecap Bango melalui iklan versi “Rasa yang Melekat di Hati” menunjukkan budaya kekeluargaan Indonesia melalui berbagai simbol dan narasi dalam iklan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang didasarkan pada teori semiotika Roland Barthes, yang berfokus pada makna denotasi, konotasi, dan mitos dalam konteks budaya kekeluargaan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan budaya kekeluargaan Indonesia dalam iklan yaitu (1) kedekatan emosional yang terjalin dalam keluarga, (2) budaya makan bersama sebagai inti keharmonisan dan kebersamaan yang hangat dalam keluarga, (3) makanan sebagai pusat perhatian dan interaksi dalam keluarga, dan (4) budaya sopan santun dan saling menghormati dalam keluarga Indonesia. Terdapat makna mitos yang ditemukan dalam analisis ini seperti budaya keluarga Indonesia membagikan kenangan melalui foto/video dapat memperkuat ikatan kekeluargaan, berinteraksi di meja makan dapat memperkuat hubungan antar keluarga, makanan sebagai tradisi, dan budaya salim sebagai kebiasaan masyarakat Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kecap Bango tidak hanya memperkenalkan produk tetapi menawarkan pesan yang lebih luas tentang pentingnya menjaga tradisi dan nilai-nilai budaya dalam keluarga Indonesia.







