Komodifikasi Tubuh dan Mitos Kesejahteraan Dalam Nightmares And Daydreams Melalui Semiotika Barthesian
Kata Kunci:
Semiotika Roland Barthes, Nightmares and Daydreams, Kritik Kapitalisme, Mitos Kesejahteraan, Komodifikasi TubuhAbstrak
Serial Nightmares and Daydreams karya Joko Anwar menandai sebuah intervensi signifikan dalam lanskap media Indonesia, namun analisis kritis terhadap cara kerjanya sebagai teks ideologis masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membongkar mitos-mitos sosial yang direpresentasikan dalam serial tersebut menggunakan analisis data pendekatan semiotika Roland Barthes. Hasil analisis tematik terhadap adegan-adegan kunci seperti dialog moral yang menggambarkan internalisasi nilai bakti anak, simbolisasi ekstrem objektifikasi tubuh, penolakan tokoh ibu terhadap logika institusionalisasi kesejahteraan dan penggambaran keputusasaan ekonomi. Hal ini menunjukkan bahwa serial ini secara konsisten mendekonstruksi "mitos kesejahteraan" dalam logika kapitalisme. Mitos tersebut ditampilkan sebagai janji kosong yang berujung pada "komodifikasi dan eksploitasi tubuh", di mana nilai kemanusiaan yang direduksi menjadi aset ekonomis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan genre fiksi ilmiah-supranatural berfungsi sebagai alegori yang kuat untuk menyampaikan kritik sosial yang tajam, dan memposisikan serial ini sebagai teks budaya penting dalam wacana politik kebudayaan Indonesia kontemporer.







